HEART

Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani

Rabu, 02 Januari 2013

PENTINGNYA PENDIDIKAN UNTUK ANAK

PENTINGNYA PENDIDIKAN ANAK

Assalamualaikum. Wr.Wb

Pingin posting yang ada di angan-angan saya saat ini. Banyak diantara kita yang belum berkesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Banyak faktor yang mempengaruhi seseorang tidak mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Bisa karena faktor financial, kemauan, dan tentunya kemampuan ataupun skill ( Itu versi Saya ) yang mempunyai versi lain saya kira tidak ada yang melarang.Kita ulas sedikit faktor-faktor tersebut dengan bahasa abal-abal saya.

FINANCIAL

Rata rata dari sekian banyak teman yang saya tanyakan. " Kenapa dulu kamu tidak sekolah tinggi-tinggi ". Jawabanya rata-rata " Tidak ada biaya ". Memang kemampuan seseorang dalam hal materi tiap-tiap individu berbeda-beda. Bersyukurlah bagi orang-orang yang berkecukupan sehingga dapat merasakan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

KEMAUAN

Pertanyaan selanjutnya " Kenapa dulu kamu tidak sekolah tinggi-tinggi". Dan jawabanya " Malas ". Kan orang tuamu berduit. Jawabanya " Malas buat duduk di bangku pendidikan lagi, sudah jenuh ". Ini menunjukan seseorang yang sebenarnya mampu dalam hal financial tapi malas untuk suatu kemajuan.

KEMAMPUAN/SKILL

Pertanyaan berikutnya " Kenapa dulu kamu tidak sekolah tingi-tinggi " Jawabanya " Otak saya abal-abal, kasihan orang tua yang membiayai kalo tidak ada hasil " dan menurut saya tidak di larang mempunyai kepentingan niat seperti itu. Ada lagi yang menjawab " Saya mending berprofesi sebagai A, B, C, atau D. Analisa saya ini menunjukan orang yang mau mengembangkan kemampuannya dengan cara lain.

Dari tiga hal tersebut dimanakah letak posisi kita. Jawaban yang tepat menurut saya adalah sebagai berikut.

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

Menuntut ilmu merupakan kewajiban atas setiap muslim. [HR. Ibnu Majah, no:224, dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani di dalam Shahih Ibni Majah]

 Entah apa itu alasanya menuntut ilmu adalah wajib hukumnya bagi setiap muslim, baik itu ilmu agama maupun umum ( tentunya ilmu yang di ridhoi Allah SWT, bukan ilmu santet.. teluh.. hehehe...). Media Internetpun banyak sekali artikel artikel yang sangat sangat mendidik. Baik ilmu agama maupun ilmu umum, kita bisa memanfaatkan tersebut untuk menambah wawasan kita.

Terutama bagi orang tua mari bersama-sama kita persiapkan pendidikan yang layak untuk anak-anak kita sedini mungkin, agar kelak anak-anak kita bisa menjadi anak-anak yang berbudi pekerti yang bagus, berahklak mulia, berpendidikan.  Sebagai generasi penerus bangsa kita tercinta. Saya kira itu semua doa dan harapan kita selaku orang tua. Dan saya yakin setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik bagi putra-putrinya.

BAGAIMANA CARANYA

Saya yakin setiap orang memiliki bermacam-macam cara maupun metode dan perencanaan untuk putra putrinya, dalam hal ini masalah pendidikan. Negara kita menjamin kebebasan untuk berpendapat, nah disini saya mau berpendapat.

Sedikit Tukar kaweruh yang semoga ada manfaatnya. Dewasa ini banyak sekali program-program tabungan untuk pendidikan anak maupun Asuransi pendidikan Anak.  Yang berbasis syariah pun sudah banyak  kita dapati sekarang. Menurut saya tidak ada ruginya andai kita mampu untuk mengikuti salah satu program tabungan maupun asuransi pendidikan yang berbasis syariah bagi anak-anak kita. Saya pun mempunyai niatan atau rencana buat hal tersebut diatas. 

Yang menjadi pertanyaan kita sebenarnya andai faktor kemauan yang mempengaruhi bagaimanakah solusinya jika ada anak yang pemalas,menurut saya di " R O T A N " saja . hahahah. ( just kidding ).
Rotan yang ini lain
  • Rajin              : Bagaimana kita mendidik anak untuk Rajin dari Usia dini ( Meski yang nulis sebenarnya tidak rajin si, hehe )
  • Ojo Diapusi   : Ojo Diapusi orang jawa bilang Jangan Di Tipu. Menurut saya anak yang sering di tipu orang tuanya akan cenderung jadi pemalas. Gambaran singkat, " Nak kalo kamu dapat ranking 1, nanti mamah belikan sepeda ". Menurut anda semua kira kira kalau di janji demikian semangat untuk belajar bertambah atau tidak. Kalo saya pribadi si otomatis akan berjuang biar dapat sepeda baru. Tapi apa jadinya kalo kita sering menipu anak, pasti si anak bilang " Ah malas paling bohongan". Lebih baik ga berjanji kpd anak dari pada kita tidak bisa tepati janji ( Semoga kita semua bisa melaksanakan hal ini .. Amin... )
  • Taat              : Ajarkan kepada anak kita untuk selalu Taat kepada hal-hal yang baik, bukan kah itu sudah menjadi kewajiban kita selaku orang tua. ( Semoga kita semua bisa melaksanakan hal ini.. Amin... )
  • Amati           : Amati perkembangan anak kita, ikuti semua tentang kegiatan anak-anak kita, jangan sampai kita kecolongan dengan tingkah polah yang negatif di luar ( kayak detektif duonk ) kayak detektif dong. Betuk kita harus bisa menjadi detektif khusus buat anak-anak kita. ( Lagi lagi Semoga kita semua bisa melaksanakan hal ini.. Amin... )
  • Nasehat       : Selalu berikan Nasehat nasehat yang bagus kepada anak kita. Memang sudah menjadi kewajiban bagi orang tua untuk mendidik dan menasehati anak. ( Semoga Allah SWT selalu membimbing kita untuk bisa mendidik anak menjadi anak yang di RidhoiNYA, Amin... )
Kalo emang bener-bener susah di atur ya di ROTAN betul saja. hahahaha .. ( untuk yang ini jangan di tiru )  Dan semoga anak-anak kita mudah-mudahan gampang di atur.. Amin...

Sedikit Tukar Kaweruh yang abal-abal ini. Semoga ada manfaatnya.

Wassalamualaikum.Wr.Wb

Info:
Nb. Yang Berkenan Bisnis Syariah Ust. Yusuf Mansur, beramal dan berusaha.
http://www.joinsyariah.com/?id=jagadgogreen 
 
 
bisnis e-miracle ASLI bersama Joinsyariah.com

1 komentar: